Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
warapolitik.id warapolitik.id warapolitik.id
warapolitik.id warapolitik.id warapolitik.id
  • Informasi
  • Narasi
  • Persepsi
  • Kontroversi
  • Investigasi
  • Biografi
  • Informasi
  • Narasi
  • Persepsi
  • Kontroversi
  • Investigasi
  • Biografi
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Presiden Prabowo Subianto Memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta.
Peristiwa

Sejarah dan Makna Hari Lahir Pancasila

By wartapolitikid
June 1, 2026 1 Min Read

Tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila, sebuah momentum penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Pada hari itu tahun 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidato dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), yang untuk pertama kalinya memperkenalkan konsep dasar negara Indonesia merdeka yang kemudian dikenal dengan nama Pancasila.

Penetapan Hari Lahir Pancasila sebagai hari libur nasional baru secara resmi dilakukan pada tahun 2016 oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016. Sejak saat itu, setiap tahun bangsa Indonesia memperingati tanggal 1 Juni sebagai tonggak sejarah lahirnya ideologi pemersatu bangsa.

Setelah Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia di tengah kekalahannya dalam Perang Dunia II, maka dibentuklah BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada 29 April 1945. Tujuan utama badan ini adalah merumuskan dasar dan bentuk negara Indonesia merdeka.

Dalam sidang pertama BPUPKI pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945, para tokoh bangsa menyampaikan gagasannya mengenai dasar negara. Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidato monumental yang berjudul “Lahirnya Pancasila”, dan mengusulkan lima prinsip sebagai dasar negara:

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan Sosial
  5. Ketuhanan Yang Berkebudayaan

Dalam pidatonya, Soekarno juga menyampaikan bahwa kelima prinsip ini bisa dinamai “Pancasila”, dari bahasa Sanskerta panca (lima) dan sila (prinsip atau asas). Konsep tersebut kemudian disempurnakan oleh Panitia Sembilan dalam Piagam Jakarta (22 Juni 1945), dan akhirnya ditetapkan secara resmi dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pada 18 Agustus 1945.

About The Author

wartapolitikid

See author's posts

Author

wartapolitikid

Follow Me
Other Articles
MBG - Mas Bahlil Ganteng Viral FYP di Tiktok
Previous

Kanda Bahlil: Ikon Pop Politik di Era TikTok

No Comment! Be the first one.

Leave a ReplyCancel reply

Recent Posts

  • Sejarah dan Makna Hari Lahir Pancasila
  • Kanda Bahlil: Ikon Pop Politik di Era TikTok
  • Cerita Kerbau ‘Donald Trump’ yang Urung Dipotong di Idul Adha
  • Ragam Cerita Warga di Tempat Wisata saat Cuti Bersama Idul Adha
  • Iran Yakin Kemungkinan Perang Lagi dengan AS Kecil

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!

Categories

  • Editorial
  • Kontroversi
  • Narasi
  • Peristiwa
  • Persepsi

Archives

  • June 2026
  • May 2026
Copyright 2026 — warapolitik.id. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme