Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
WartaPolitik.id WartaPolitik.id WartaPolitik.id

Jendela Informasi Politik

WartaPolitik.id WartaPolitik.id WartaPolitik.id

Jendela Informasi Politik

  • Informasi
  • Narasi
  • Persepsi
  • Kontroversi
  • Investigasi
  • Biografi
  • Informasi
  • Narasi
  • Persepsi
  • Kontroversi
  • Investigasi
  • Biografi
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
MBG - Mas Bahlil Ganteng Viral FYP di Tiktok
Kontroversi

Kanda Bahlil: Ikon Pop Politik di Era TikTok

By wartapolitikid
June 1, 2026 3 Min Read

Fenomena lagu viral “Mas Bahlil Ganteng” di tiktok memberi pesan bahwa Kanda Bahlil punya daya magis premium yaitu mampu menjadi medium dekompresi politis yang sangat ampuh. Uniknya dekompresi politis MBG tidak lahir dari gaya komunikasi top-down, melainkan tumbuh organik dalam cyberculture yang  menghamba pada algoritma, hingga mampu meredam benci jadi cinta.

Bahlil kerap kali menjadi sasaran kritik, sarkasme dan ironi dari para netizen. Bahkan lagu “Mas Bahli Ganteng” lahir dari kritikan netizen terhadap program Makan Bergizi Gratis, yang mana secara hirarkis kebijakan tidak berhubungan langsung dengan tupoksinya selaku Menteri ESDM.

Pertanyaan kemudian, kenapa kritis sarkasme MBG (Makan Bergizi Gratis) dialamatkan kepada Kanda Bahlil? Bukan kepada Ketua Badan Gizi Nasional atau Menteri lainnya?

Dari Partfall Effect Ke Ironic Fandom

Dalam pisikologi sosial dikenal sebagai pratfall effect di mana sesorang yang dianggap kompoten dan berkuasa akan jauh lebih disukai ketika mereka melakukan kesalahan kecil yang manusiawi atau ketika mereka bersedia ditertawakan.

Sosok Bahlil secara personaliti adalah pribadi yang humoris dan mampun mencipta suasana guyub dan nyaman dalam forum-forum resmi. Tak jarang podium pidato yang formal dapat disulap menjadi panggung yang akrab dan penuh canda. Inilah modal personal Kanda Bahlil yang jarang dimiliki oleh politisi lain.

Dari modal personal bertemu dengan kreativitas netizen (lagu MBG) kemudian mencipta disonansi kognitif yaitu terjadi perubahan persepsi dan perilaku publik atau netizen dari apatis dan resisten menjadi positif. Karena memperolah informasi atau konten dengan gaya komunikasi yang berbeda dari yang sebelumnya formal dan kaku menjadi lebih menghibur, manusiawi dan dekat dengan keseharian.

Pada akhirnya terjadilah ironic fandom yang mana pada awalnya selalu dijadikan bahan kritik, sindiran dan parodi perlahan-lahan karena intensitas paparan yang terjadi secara terus menerus menimbulkan ironi rasa, lahirlah rasa suka yang tulus. Mirip dengan falsafah Jawa “witing trisno jalaran soko kulino” – cinta tumbuh karena terbiasa.

Kanda Bahlil Brand Identity – Ikon Pop Politik

Menjadi Ikon Pop Politik adalah pencapaian tertinggi dalam pemasaran politik modern di era algoritma. Di era lalu, politisi berebut tempat di halaman depan koran, tampil di talkshow Tv, atau mejeng di Baliho dan spanduk. Tapi hari ini, arena itu berpindah, mereka berebut tempat di halaman FYP TikTok dan menjadi perbincangan yang membanjiri berbagai platform media sosial.

Cukup beralasan jika fenomena ini telah membawa Kanda Bahlil satu level di atas para politisi lainnya. Ia bukan hanya seorang aktor politik tetapi telah menjelma menjadi brand identity – Ikon Pop Politik, karena telah menjadi bagian dari budaya pop yang hilir mudik dalam ruang digital sehari-hari. Dan uniknya mendapat vibe positif dan diterima netizen terutama Gen-Z.

Apa yang mendera Bahlil, merupakan buah dari ketenangan dan anti baper atas kritikan, parodi dan sarkasme yang dilakukan netizen selama ini. Bahlil menangapi kritik dengan hati terbuka, parodi dianggap canda dan sarkasme dinilai biasa. Sehingga netizen tidak punya cukup alasan untuk membenci Bahlil secara personal.

Predikat ini, sekiranya mampu menjadi modalitas utama untuk mentransformasikan trend temporer menjadi sebuah brand politik yang kuat, bernilai elektoral, dan berdampak jangka panjang dengan pendekatan marketing politik. Terutama dapat menjadi katalisator komunikasi program dan kebijakan Prabowo-Gibran agar mendapat atensi dan respon positif publik.

Partai Golongan Karya (Golkar) ikut kena getah popularitas Mas Bahlil Ganteng. Tetapi efek pada partai Golkar masih bersifat pasif sehingga butuh kerja-kerja marketing politik yang terencana dan sitematis. Terutama untuk mengubah stigma Golkar sebagai partai Bapak-Bapak menjadi partai yang lebih terbuka, trendy, dan adaptif agar dapat diterima oleh Gen-Z.

About The Author

wartapolitikid

See author's posts

Tags:

Bahlil Lahadalia
Author

wartapolitikid

Follow Me
Other Articles
Previous

Cerita Kerbau ‘Donald Trump’ yang Urung Dipotong di Idul Adha

Presiden Prabowo Subianto Memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta.
Next

Sejarah dan Makna Hari Lahir Pancasila

No Comment! Be the first one.

Leave a ReplyCancel reply

Recent Posts

  • Sejarah dan Makna Hari Lahir Pancasila
  • Kanda Bahlil: Ikon Pop Politik di Era TikTok
  • Cerita Kerbau ‘Donald Trump’ yang Urung Dipotong di Idul Adha
  • Ragam Cerita Warga di Tempat Wisata saat Cuti Bersama Idul Adha
  • Iran Yakin Kemungkinan Perang Lagi dengan AS Kecil

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!

Categories

  • Editorial
  • Kontroversi
  • Narasi
  • Peristiwa
  • Persepsi

Archives

  • June 2026
  • May 2026
Copyright 2026 — WartaPolitik.id. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme