Jakarta – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) berkeyakinan bahwa perang dengan Amerika Serikat kemungkinannya kecil untuk terjadi lagi. Namun, IRGC juga memperingatkan bahwa Teheran siap untuk menanggapi serangan apa pun.
Pernyataan itu muncul sehari setelah Iran menuduh AS melanggar gencatan senjata yang berlaku sejak April, dan memperingatkan bahwa mereka siap untuk membalas setelah serangan paling serius sejak gencatan senjata diberlakukan.
Perang Timur Tengah meletus pada akhir Februari dengan serangan AS-Israel terhadap Iran, menyebar dengan cepat di berbagai front dan melanda kawasan tersebut, sementara pasar energi global mengalami kekacauan.














