Kepala BGN Dicopot, KSP Dudung Gandeng KPK Sidak SPPG
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam keputusan tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua wakilnya, Lodewijk Pusung dan Sony Sanjaya, diganti setelah melalui proses evaluasi.
Pergantian pimpinan BGN diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.
Sementara itu, Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurrahman membeberkan adanya berbagai celah korupsi yang rawan terjadi dalam realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu indikasi penyimpangan yang mencuat adalah praktik jual beli penentuan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau titik dapur umum MBG.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dudung setelah melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua KPK Agus Joko Pramono di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 5 Mei 2026.
Gandeng KPK Sidak Lapangan dan Lapor Presiden
Dudung menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas rumor mengenai transaksi ilegal terkait penentuan titik dapur tersebut.
“Celahnya sangat banyak. Salah satu informasi yang saya terima adalah terkait adanya praktik jual beli titik lokasi (SPPG). Hal itu memang ada, dan ke depannya akan segera saya selidiki lebih lanjut,” ujar Dudung.
Selain membidik dugaan suap penentuan lokasi dapur, KSP juga akan memperketat pengawasan terhadap mutu hidangan yang disajikan kepada masyarakat. Dudung memastikan dirinya akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna memantau kondisi riil di masyarakat.
“Hal-hal seperti itu pasti akan kita dapati di lapangan. Jadi, jika nanti ditemukan makanan yang kualitasnya buruk hingga memicu kasus keracunan, saya sendiri yang akan turun langsung untuk mengecek jalannya program,” tambahnya.
Poin krusial lain yang masuk dalam radar pengawasan KSP adalah adanya laporan mengenai dapur MBG yang operasionalnya sudah dibekukan (suspend), namun terindikasi masih terus menerima kucuran dana insentif dari pemerintah.
Dudung menjelaskan bahwa program MBG yang saat ini tengah menjadi sorotan utama masyarakat menyisakan sejumlah persoalan ketimpangan. Hal inilah yang mendasari diskusi mendalamnya bersama pihak KPK. Sebagai langkah konkret, KSP berencana menggelar inspeksi mendadak (sidak) dalam waktu dekat.
Ia menegaskan tidak akan segan-segan mengambil tindakan hukum yang tegas bagi siapa saja yang terbukti melakukan penyelewengan atau korupsi dalam program strategis ini. Seluruh hasil temuan dari peninjauan lapangan tersebut nantinya akan dilaporkan secara berkala langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.