Wahab Talaohu: MBG Bukti Kehadiran Negara di Meja Makan Rakyat
JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi pilar utama Prabowonomics terus menuai dukungan kuat. Ketua Umum Persaudaraan 98, Wahab Talaohu, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk peningkatan kuliatas sumberdaya manusia, pemerataan ekonomi rakyat sekaligus penguatan ketahanan nasional.
Wahab mengkritik keras pihak-pihak yang menyudutkan MBG sebagai kebijakan populistik atau sekadar bagi-bagi makanan gratis. Menurut aktivis 1998 ini, program tersebut adalah pengejawantahan nyata dari hadirnya negara di tengah rakyat, sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.
“Makan Bergizi Gratis adalah instrumen negara untuk hadir langsung di meja makan rakyat yang paling membutuhkan. Ini sangat krusial demi memenuhi hak paling mendasar anak-anak Indonesia yaitu pangan dan gizi anak-anak kita,” ujar Wahab di Jakarta 04/06/2026.
Selain itu program MBG telah mencipta multiplier effect yang masif di tingkat ekonomi akar rumput. Pengucuran anggaran negara yang dialokasikan langsung ke dapur-dapur komunitas di tiap desa atau kecamatan telah menghidupkan ekosistem ekonomi lokal.
“Petani sayur, peternak telur, dan nelayan tradisional mendapatkan kepastian pasar dengan harga yang adil karena memutus rantai tengkulak yang panjang. Sirkulasi uang yang berputar cepat di pedesaan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga mandiri, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi tenaga masak, kurir, hingga penyedia logistik lokal”
Wahab menambahkan, dari perspektif national security, MBG memiliki urgensi geopolitik yang sangat strategis. “Dalam doktrin pertahanan modern, kekuatan sebuah negara bertumpu pada kualitas sumber daya manusianya atau Comprehensive National Power”.
Indonesia saat ini tengah berkejaran dengan waktu untuk mengoptimalkan bonus demografi dan meningkatkan Human Capital Index. Sehingga tanpa intervensi gizi yang masif, negara terancam menghadapi beban demografi yang dapat bedampak destruktif sehingga Indonesia tidak punya daya saing baik di level regional maupun global.
“Oleh karena itu, program MBG bertindak sebagai investasi jangka panjang. Menjamin kecukupan gizi anak sekolah hari ini sama dengan mengamankan kualitas hidup anak-anak kita di masa depan, sekaligus memutar ekonomi di akar rumput dan menjadi fondasi keamanan nasional demi mencetak generasi masa depan yang tangguh, cerdas, dan mampu menjaga kedaulatan ekonomi bangsa di tengah ketidakpastian dunia” sambungnya.
Wahab juga memuji ketegasan Presiden Prabowo Subianto yang terus mengevaluasi jajaran birokrasi Badan Gizi Nasional selaku pelaksana dan penanggung jawab teksnis program MBG demi memastikan eksekusi berjalan tanpa celah.
“Kita dukung penuh evaluasi yang sedang terjadi di Badan Gizi Nasional. Ini bukti ketegasan Presiden yang telah menunjukkan komitmen kuat agar visi sejahtera atau Prabowonomic dapat berjalan optimal dan tidak boleh gagal di tingkat eksekusi,” tutup Wahab.